Profil Penulis
Teuku Zulkhairi di lahirkan di Desa Leupee Kec.Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara pada tanggal 15 Agustus 1985 dari pasangan T.Hamzah dan Ainol Mardhiah. Menempuh pendidikan dasar di SDN Alue Bungkoh Aceh Utara, tamat tahun 2009. Setelah itu menempuh pendidikan agama dengan magang di Dayah Babussalam Putra Matangkuli selama 6 tahun. Selama di dayah ini, paginya juga menempuh pendidikan umum di SLTPN1 Matangkuli, tamat tahun 2002. Kemudian melanjutkan ke SMA Matangkuli. Karena terobseasi agar kelak bisa kuliah ke Timur Tengah, saat kelas 3 di SMA, kemudian pindah ke MAN Matangkuli dengan target mendapatkan ijazah Aliyah agar bisa kuliah ke Timur Tengah, Mesir(konon kabarnya kuliah sarjana ke Mesir harus dengan ijazah MAN).
Target pertama mendapatkan ijazah aliyah berhasil karena pada tahun 2005 lulus dari MAN. Namun target kedua ‘gagal’, karena dana untuk pengurusan keberangkatan ke Mesir tidak mencukupi. Setelah gagal ke Mesir kemudian mendapat tawaran kuliah ke Ma’had An-Nu’aimy Jakarta dan kuliah disini selama 3 tahun. Sebuah Ma’had yang menerapkan metode pembelajaran Timur Tengah dimana dosen-dosennya terdiri dari alumnus LIPIA Jakarta dan negara-negara Timur Tengah. Jadi, meski gagal kuliah ke Mesir namun ternyata Ma’had ini bisa membuat penulis melupakan cita-cita kuliah ke Mesir sejenak. Selama di Ma’had ini, penulis juga kuliah S1 di STAIQ Depok dan selesai pada pertengahan tahun 2009 dengan skripsi berjudul: “Pembentukan Karakter Takwa dalam Al-Qur’an. Pulang dari Jakarta kemudian melanjutkan studi Pasca Sarjana jurusan Pendidikan Islam di IAIN Ar-Raniry sambil juga menetap dan mengajar di Dayah Darul Ihsan Tgk.H.Hasan Kruengkalee Desa Siem Darussalam-Aceh Besar. Saat ini memasuki semester 4 dan sudah mulai menulis tesis dengan judul; “Inovasi Kurikulum Pendidikan Dayah”.
Saat SLTP bercita-cita ingin menjadi wartawan dan bertekad ingin menggeluti dunia kepenulisan. Namun, cita-cita itu belum juga terkabulkan hingga saat ini. Pernah mengikuti 2 kali training kepenulisan. Sekali dengan media nasional dan sekali lagi dengan media lokal yang dibimbing oleh Ampuh Devayan, Azwani Awi dari Serambi Indonesia dan Said Kamaruzzaman dari Kontras yang disponsori oleh Badan Pembinaan Pendidikan Dayah(BPPD) Aceh. Sejak kelas 1 SMU mulai mengirim artikel ke beberapa media massa, khususnya Serambi Indonesia dan Majalah Nida Al-Islam terbitan MPU Aceh Utara. Namun tidak pernah dimuat. Artikel pertama sekali dimuat di Harian Aceh Independen pada tahun 2008. Kemudian juga dimuat di Harian Aceh pada tahun yang sama. Pada tahun yang sama juga, opini berjudul: “Mencari Pemimpin” muncul di Harian Serambi Indonesia setelah sebelumnya pernah gagal belasan kali. Tahun-tahun selanjutnya, selain Serambi Indonesia, artikel penulis juga dimuat di beberapa media lainnya, seperti Tabloid Kontras, Majalah Badan Pembinaan Pendidikan Dayah, Buletin Peunawa, web The Aceh Institute, Tabloid Tabangun Aceh, Tabloid Gema Baiturrahman, website berita nasional eramuslim.com dan detiknews.com. Kumpulan artikel dari berbagai media itulah yang kemudian sebagian besarnya menjadi isi buku ini.
Pernah 3 kali menjadi juara 1 pada perlombaan pidato antar Kabilah semasa mondok di Dayah. Meraih juara 1 lomba pidato dan juara 2 Cerdas Cermat antar MAN se-Aceh Utara yang diselenggarakan oleh Departemen Agama(Depag) Aceh Utara pada awal tahun 2005. Juara 3 lomba baca puisi antar SMA se-Aceh Utara pada tahun 2003. Meraih juara 3 dalam sayembara menulis karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh BKKBN Propinsi Aceh pada tahun 2010. Pernah juga meraih juara 3 lomba menulis karya ilmiah di Badan Pembinaan Pendidikan Dayah.
Di dunia organisasi, pernah menjabat sebagai ketua OSIS SMA N1 Matangkuli. Wakil ketua Ikatan Penulis Santri Aceh(IPSA). Ketua Senat Mahasiswa Pasca Sarjana IAIN Ar-Raniry periode 2010-2011. Hingga saat ini aktif sebagai ketua DPP bidang Riset dan Pengembangan Organisasi di Rabithah Thaliban Aceh(RTA). Wakil ketua Dewan Dakwah Islamiya Indonesia(DDII) Kota Banda Aceh. Sekretaris bidang di Pengurus Besar(PB) Dayah Inshafuddin Aceh. Selain itu juga dipercayakan sebagai sekretaris Buletin Peunawa Lembaga Kajian Agama dan Sosial(LKAS) Banda Aceh. Kepala bidang penerbitan Lembaga Studi Agama dan Masyarakat Aceh(LSAMA) yang didirikan oleh Prof.Dr.M.Hasbi Amiruddin, MA. Selanjutnya, pada 25 Maret 2011, dengan beberapa teman lainnya, akhirnya mendirikan organisasi Forum Qalam Aceh(FQA) sebagai wadah yang bertekad untuk menghimpunkan semua segmentasi masyarakat Aceh, baik santri, mahasiswa, pelajar, maupun masyarakat biasa yang memiliki potensi dan semangat untuk membaca dan kemudian menulis untuk menyebarkan nilai-nilai Islam Rahmatan Lil’alamiin melalui tulisan tersebut kepada umat dan masyarakat dunia.
Menikah dengan Amna Maulina pada tanggal 27 Mai 2010. Setahun kemudian, pada tanggal 4 Maret 2011 dikarunia oleh Allah seorang jundi kecil yang kami beri nama T.Muhammad Erbakan. Penulis dapat dihubungi di khairi_panglima@yahoo.com. Sebagian kecil tulisan penulis dapat juga dibaca di blog www.khairipanglima.blogspot.com.